KTR (Korea Testing & Research Institute) telah mengembangkan standar internasional untuk verifikasi emisi gas rumah kaca dan pengurangan emisi secara jarak jauh, yang diresmikan baru-baru ini. Ini merupakan langkah penting bagi perusahaan yang menghadapi kendala dalam mengakses lokasi yang terpencil atau sulit dijangkau.
Standar ini memungkinkan verifikasi dengan menggunakan teknologi seperti drone, CCTV, sistem radar pesawat, dan satelit, yang dapat meningkatkan keandalan evaluasi emisi gas rumah kaca. Hal ini juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan manapun di mana pun lokasi mereka.
Dengan adopsi standar ini, perusahaan di Korea Selatan dapat lebih efisien dalam mematuhi regulasi lingkungan global, seperti Sistem Penyesuaian Karbon Perbatasan Uni Eropa (CBAM) dan perdagangan emisi. EpikPernyataan ini diharapkan dapat mempercepat proses sertifikasi dan mengurangi biaya terkait, sehingga meningkatkan daya saing dalam pengurangan emisi.
KTR telah memimpin diskusi mengenai prosedur dan persyaratan teknis untuk evaluasi jarak jauh selama lebih dari 4 tahun. Pada bulan lalu, standar internasional ISO 14064-5 untuk verifikasi emisi telah disetujui, memperkuat posisi Korea sebagai pemimpin dalam teknologi verifikasi emisi.
Item kunci untuk verifikasi meliputi penggunaan energi, konsumsi bahan bakar, dan pengelolaan limbah, yang kini dapat dibuktikan melalui akses data jarak jauh dan teknologi digital lainnya. KTR juga menunjukkan bahwa keandalan data dapat dipastikan setara dengan verifikasi langsung di lokasi.
Penerapan standar ini memberikan peluang menarik bagi distributor dan importir di Indonesia, terutama dalam memfasilitasi pemenuhan regulasi ramah lingkungan yang semakin ketat. Salah satu saluran distribusi yang relevan adalah platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.
Dari perspektif bisnis, kehadiran standar ini di pasar Indonesia tidak hanya akan mendukung keberlanjutan perusahaan tetapi juga meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, yang penting di era pasar global yang semakin terintegrasi.