Brand K-Beauty Refilled, yang dipimpin oleh CEO Jeong Geun-sik, telah memulai ekspansi global dengan masuk ke jaringan ritel Ulta Beauty di Amerika Serikat. Selain itu, permintaan untuk produk perawatan kulit kepala mereka terus meningkat dari berbagai saluran distribusi di Eropa dan India, menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan di pasar internasional.
Menurut data dari Bea Cukai, ekspor produk perawatan rambut Korea tahun lalu mencapai USD 478,17 juta, meningkat 15,7% dari tahun sebelumnya dan mencetak rekor tertinggi. Hal ini menunjukkan tren 'skinification' yang semakin berkembang, di mana konsumen menginginkan perawatan yang setara untuk kulit kepala dan rambut seperti yang mereka lakukan untuk wajah mereka.
Kini, Refilled berupaya memperluas jangkauan mereka ke Eropa, India, dan Hong Kong, memperkuat posisinya sebagai brand perawatan kulit kepala K-Beauty. Dengan memasuki pasar-pasar ini, perusahaan berkomitmen untuk membangun struktur pertumbuhan yang berkelanjutan di luar wilayah Amerika Utara.
Refilled telah membuktikan daya saing globalnya dengan meraih posisi teratas dalam kategori Hair Regrowth di Amazon, platform e-commerce terbesar di dunia. Banyak produk mereka dinyatakan sebagai 'Amazon's Choice' dan mendapat ulasan positif, yang memperkuat basis konsumen mereka di pasar utara.
Inovasi terbaru mereka menggabungkan teknologi analisis kulit kepala berbasis AI dan komposisi paten cADPR. Selama CES 2026, produk baru tersebut menarik perhatian banyak mitra B2B yang menunjukkan potensi besar dalam kerjasama internasional.
Kepercayaan global dalam produk Refilled juga diperkuat dengan pembelian besar-besaran oleh pejabat dari Kedutaan Besar Indonesia yang menunjukkan bahwa produk mereka diminati di berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen yang sebelumnya menggunakan produk Refilled terus kembali untuk kebutuhan perawatan rambut yang berkelanjutan.
Diferensiasi Refilled terletak pada pendekatan solusi yang berfokus pada masalah, ditunjukkan dengan pengembangan komponen cADPR oleh Dr. Yang Mi-kyung, seorang ahli dari Universitas Nasional Seoul. Dengan 30 tahun penelitian dan analisis data lebih dari satu juta data kulit kepala, produk ini menjadi pilihan yang relevan bagi konsumen dengan masalah rambut awal, kulit kepala sensitif, dan konsumen yang mengutamakan bahan serta klinis.
Refilled menyatakan bahwa minat akan produk perawatan rambut yang telah terbukti meningkat, memperlihatkan kesempatan besar bagi distributor dan importir di Indonesia untuk memperkenalkan inovasi K-Beauty yang berbasis pada data ilmiah dan konsumen yang semakin sadar akan fungsi kenyamanan dalam perawatan kulit kepala.