Pemerintah Gyeonggi-do telah meluncurkan program dukungan untuk perusahaan kecil dan menengah (UKM) yang berfokus pada Manajemen Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) untuk meningkatkan daya saing global hingga tahun 2026.
Regulasi ESG yang diimplementasikan oleh Uni Eropa mulai 2024 akan mewajibkan perusahaan untuk mengungkapkan informasi ESG, mendorong UKM yang berorientasi ekspor untuk meningkatkan persiapan dalam aspek ini untuk memenuhi tuntutan dari mitra bisnis.
Program dukungan ini mencakup sejumlah inisiatif, seperti bantuan dalam penyusunan laporan keberlanjutan, gelaran forum ESG, pendidikan peningkatan kesadaran ESG, serta dukungan dalam penilaian dan konsultasi manajemen ESG yang terintegrasi.
Forum industri dan program pelatihan ESG ditujukan untuk meningkatkan kapasitas UKM dalam hal pengungkapan data ESG dan berbagi informasi antar perusahaan.
Dukungan juga akan diberikan untuk memastikan bahwa UKM memenuhi standar hak asasi manusia dan lingkungan yang ditentukan oleh klien besar serta pembeli internasional, termasuk persiapan untuk sertifikasi internasional seperti EcoVadis.
Melalui kolaborasi dengan lembaga seperti KOTRA, skema insentif untuk perusahaan yang memenuhi standar ESG juga akan diperluas, memberikan peluang untuk memperluas jaringan distribusi di pasar internasional.
Pendaftaran untuk program ini dibuka untuk UKM yang telah beroperasi selama lebih dari 3 tahun di wilayah Gyeonggi-do dan dapat dilakukan melalui website resmi penjaringan pendaftaran.