Cosmecca Korea Terbitkan Laporan Keberlanjutan 2026
Perusahaan kosmetik OGM (Global Standard Manufacturing) asal Korea Selatan, Cosmecca Korea, di bawah pimpinan Jo Im-rae dan Park Eun-hee, mengumumkan penerbitan laporan keberlanjutan ketiga mereka yang mencakup pencapaian implementasi nyata di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Dalam 'Laporan Keberlanjutan 2026', Cosmecca Korea menetapkan empat isu utama melalui evaluasi materialitas ganda: penguatan kualitas dan keamanan produk, pengurangan dampak lingkungan kemasan, penguatan sistem etika dan kepatuhan, serta perluasan produk dan layanan ramah lingkungan. Laporan ini juga memperinci strategi ESG yang lebih terfokus pada implementasi dengan memasukkan isu-isu baru seperti penguatan sistem etika dan kepatuhan serta perluasan produk ramah lingkungan sejalan dengan perubahan regulasi dan tren pasar global.
Di bidang lingkungan, strategi 4R (Reduce, Reuse, Replace, Recycle) menonjol dalam pencapaian kemasan berkelanjutan. Pada tahun 2025, Cosmecca Korea berhasil mengembangkan 155 paket kemasan berkelanjutan, dengan total 433 paket. Salah satu produk utama yang diperkenalkan adalah 'GRASTIC', material bioplastik 100% biodegradable berbasis bahan alami seperti pati jagung, yang dipamerkan di Luxpac New York tahun lalu, dan telah menandatangani MOU eksklusif luar negeri pada bulan Oktober untuk memperkuat rantai pasokan global.
Perusahaan juga telah berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 5% dan penggunaan energi sebesar 2% berkat pembangunan pabrik ekologi cerdas dan sistem pemantauan energi (ICT), serta secara sistematis melaksanakan peta jalan net-zero untuk mencapai karbon netral pada tahun 2050.
Di sisi sosial, kombinasi antara kemampuan R&D yang unggul dan transformasi digital (DX) mengarah pada peningkatan kualitas produk. Cosmecca Korea juga menerapkan sistem manajemen kualitas berdasarkan ISO 9001 dan ISO 22716 dengan integrasi AI dalam pencampuran bahan dan sistem resep untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk. Selain itu, perusahaan telah mengambil langkah proaktif untuk mematuhi kewajiban sertifikasi halal di Indonesia yang dijadwalkan pada bulan Oktober 2026, dengan berhasil memperoleh sertifikasi halal dari MUI untuk melayani konsumen Muslim.
Cosmecca Korea juga telah bekerja sama dengan National Honam Bio Resource Center dan Hyun-Dae Bioland untuk mengembangkan teknologi bahan aktif berbasis PDRN dari tanaman setempat seperti ‘byeolkkot’ dan ‘aegibudeul’, sebagai bagian dari ekspansi resep clean beauty untuk 'Sustainable Beauty'.
Di sisi tata kelola, sistem kepatuhan dan etika perusahaan diperkuat hingga tingkat global. Pada bulan Januari tahun ini, perusahaan memperkenalkan program kepatuhan mandiri (CP) dan memulai operasi yang sistematis dengan evaluasi risiko per departemen, serta memperoleh sertifikasi terintegrasi ISO 37001 (anti-korupsi) dan ISO 37301 (manajemen kepatuhan). Untuk meningkatkan transparansi, Cosmecca juga menghapus sistem auditor internal yang ada, dan membentuk komite audit dan komite operasional kepatuhan di bawah dewan direksi, memulai pengoperasian enam komite ahli.
Berdasarkan pencapaian ESG yang luas ini, Cosmecca Korea juga berhasil meraih nilai yang signifikan di evaluasi eksternal. Setelah mendapatkan peringkat Silver di EcoVadis pada tahun 2025, perusahaan menerima penghargaan dari Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi dalam 'Penghargaan Kontribusi terhadap Keberlanjutan 2025'. Pada paruh pertama 2026, Cosmecca Korea meraih peningkatan peringkat menjadi 'Grade AA' di penilaian SustainBest, yang menegaskan pencapaian manajemen ESG mereka. Secara finansial, pada tahun 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar 6409 miliar won dan laba operasional 835 miliar won, mencatatkan performa terbaik sepanjang sejarahnya.
Wakil Presiden Cosmecca Korea, Park Eun-hee, menyatakan, “Laporan ini merupakan hasil dari 'pembangunan yang terfokus pada implementasi' yang menghasilkan perubahan nyata berdasarkan fondasi manajemen ESG yang telah dibangun sebelumnya. Kami akan terus tumbuh sebagai mitra kecantikan global yang dipercaya oleh pelanggan dan pemangku kepentingan di seluruh dunia dengan didukung oleh tata kelola yang transparan dan manajemen rantai pasokan yang bertanggung jawab.”
← Back to list